Peduli Korban Kebakaran, LazisNU Kendal Bedah Rumah di Pegandon

KENDAL – NU Care-LazisNU Kendal melakukan bedah rumah untuk korban kebakaran di Desa Sawahan, Kecamatan Pegandon.

Ketua NU Care-LazisNU Kendal, Khusnul Huda, mengatakan pembangunan rumah layak huni ini merupakan bentuk kepedulian NU kepada masyarakat yang terkena bencana.

“Kami sebagai kepanjangan tangan dari PCNU Kendal, berusaha untuk mewujudkan program NU Peduli, NU melayani yang sudah dicanangkan PCNU Kendal,” tegasnya saat meninjau lokasi pembangunan rumah korban kebakaran di Desa Pesawahan, hari ini (25/8).

Lebih lanjut Huda menjelaskan, pembangunan rumah dimulai sejak Sabtu (24/8) dengan anggaran senilai Rp 15,8 juta rupiah berasal dari sumbangan masyarakat dan BPR Nusamba Cepiring melalui LazisNU. Ditargerkan pembangunannya selesai dalam 10 hari ke depan.

Kegiatan ini, imbuhnya, merupakan program kemitraan antara LazisNU Kendal dengan BPR Nusamba Cepiring. Dalam pelaksanaannya pihaknya dibantu pengurus LazisNU tingkat kecamatan dan ranting bekerjasama dengan Ansor dan Fatayat.

Sebelumnya, program yang sama dilaksanakan di Desa Sidomukti, Kaliwungu Selatan.

“Programnya Bedah Rumah. Satu bulan satu rumah. Karena dalam beberapa bulan terakhir terjadi banyak kebakaran, maka program ini kami alokasikan untuk para korban kebakaran,” terangnya.

Ketua PCNU Kendal KH M Danial Royyan selain menyampaikan terima kasih kepada para pihak yang turut mendukung kegiatan, juga berterima kasih kepada korban.

“Dalam terminologi tasyawuf, kami menyampaikan terima kasih kepada Pak Kasmad yang sudah bersedia menerima bantuan ini. Karena siapa tahu, amal sedekah kita untuk membantu Pak Kasmad inilah yang justru diterima oleh Allah, karena benar-benat diberikan kepada orang yang membutuhkan,” terang Kiai Danial.

Sebagaimana diberitakan, rumah milik pasangan Kasmad dan Ponirah ludes dilalap si jago merah saat ditinggal pemiliknya ke sawah pada 5 Agustus 2019.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu namun kerugian mencapai ratusan juta rupiah mengingat rumah seisinya habis terbakar termasuk uang tunai Rp 30 juta yang disimpan di rumah. (Sulhanudin)

By | 2019-08-25T07:40:27+00:00 August 25th, 2019|Daerah|