PCNU Kendal Warnai Peringatan Harlah NU Ke-93 Dengan Penyerahan Bantuan Kemanusiaan

Jakarta – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kendal mengikuti Harlah NU ke-93 di Jakarta Convention Centre, Kamis (31/01/2019). Dalam kesempatan tersebut, PCNU Kabupaten Kendal turut mewarnai dengan penyerahan bantuan kemanusiaan untuk Program NU Peduli Banten dan Lampung.

Secara simbolis, donasi senilai Rp 55.859.500 diserahkan oleh Ketua PCNU, K.H. Danial Royyan kepada Ketua PP NU Care-LAZISNU, H Achmad Sudrajat, dan disaksikan langsung oleh Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siraj beserta sejumlah pengurusnya, pengurus PWNU, dan juga utusan PCNU dari seluruh Indonesia.

“Donasi yang terkumpul mudah-mudahan manfaat, berkah untuk warga NU di Lampung Selatan dan sekitarnya,” kata Royyan saat dimintai keterangan persnya.

Meski tak seberapa Royyan berharap bantuan tersebut dapat dimaksimalkan oleh Lazisnu dalam program NU-Care. Dia menambahkan, menurut rencana, dana tersebut dialokasikan untuk membantu pembangunan hunian sementara (Huntara) di daerah terdampak tsunami Selat Sunda di Lampung Selatan.

Sementara, ketua Lazisnu Kabupaten Kendal, Khusnul Huda mengatakan, proses penggalangan dana tersebut dilakukan sehari setelah terjadinya musibah yang menewaskan ratusan jiwa tersebut.

“Dari satu hari setelah tsunami sampai hari tadi, 31 Januari 2019. Alhamdulillah masyarakat pun sangat antusias dengan program NU Peduli. Semua Banom dan lembaga bahu-membahu mengumpulkan dana di lingkungannya masing-masing untuk didonasikan melalui program NU Peduli,” jelas Huda.

Atas bantuan tersebut, H. Achmad Sudrajat menegaskan komitmen Lazisnu untuk hadir bagi masyarakat yang membutuhkan. “NU Peduli hadir mulai gempa di Lombok, tsunami di Palu-Donggala, tsunami Selat Sunda, dan terakhir banjir di Makassar dan sekitarnya,” kata pria yang akrab disapa Kang Ajat.

Kang Ajat menambahkan, dalam prosesnya, NU Care melakukan penggalangan dana, mengelola, dan menyalurkan kepada warga terdampak bencana dan bergerak bersama semua Banom dan Lembaga di bawah naungan Nahdlatul Ulama.

By | 2019-05-15T08:30:13+00:00 May 15th, 2019|Daerah, Ngopi|