Lazisnu Ringinarum, borong 4 Penghargaan Lazisnu Kendal Award 2019

Penganugerahan LAZISNU KENDAL AWARD 2019 yang dilaksanakan bersamaan dengan Pengajian Umum dalam rangka Harlah NU ke 93, Kamis 21 Februari, menyisakan kebanggaan tersendiri bagi warga NU Kab. Kendal, terutama bagi mereka yang mendapatkan penghargaan dari Upzis (Unit Pengelola Zakat Infaq dan Shadaqah) NU Kab. Kendal.

Diantaranya adalah UPZIS NU CARE LAZISNU (selanjutnya disebut LAZISNU) kec, Ringinarum. Pasalnya, Kecamatan Ringinarum berhasil memborong empat penghargaan dari 10 Penghargaan yang diberikan oleh LAZISNU Kabupaten Kendal.

Dalam penganugerahan yang diserahkan Ketua LAZISNU Kabupaten Kendal, Khusnul Huda, LAZISNU Kecamatan Ringinarum mendapatkan penghargaan sebagai Upzis tingkat kecamatan dengan Administrasi Terbaik. Sementara, LAZISNU Desa Purworejo, Kecamatan Ringinarum berhasil meraih dua Penghargaan sekaligus, masing-masing sebagai UPZIS tingkat desa dengan Penghimpunan Dana Terbesar dan UPZIS dengan Pertumbuhan dan Konsistensi Perolehan Dana Terbaik. Ditambah lagi, Umronah, Petugas Pemungut Kaleng Sedekah dari desa Purworejo, juga mendapatkan penghargaan sebagai petugas pemungut teladan tingkat kabupaten.

Selain Ringinarum, LAZISNU Kecamatan Kaliwungu Selatan berhasil mendapatkan dua penghargaan, masing-masing sebagai UPZIS tingkat kecamatan dengan Pertumbuhan dan Konsistensi Perolehan Dana Terbaik dan UPZIS tingkat desa dengan Administrasi Terbaik yang didapatkan LAZISNU Desa Sidomakmur, Kaliwungu Selatan.

Sementara, LAZISNU Patebon terpilih sebagai UPZIS Kecamatan dengan Penghimpun Dana Terbesar, LAZISNU Kecamatan Kendal terpilih sebagai UPZIS Kecamatan dengan Program Pentasyarufan Terbaik dan Lazisnu Sumberagung, Weleri, mendapatkan penghargaan sebagai UPZIS Desa dengan pentasyarufan terbaik. Lazisnu Kabupaten Kendal juga memberikan penghargaan kepada Emi Widyastuti sebagai Muzakki teladan.

Ketua UPZIS NU CARE LAZISNU Kecamatan Ringinarum, Mustaqim, mengaku sangat bersyukur atas berbagai penghargaan yang diberikan. Menurutnya, penghargaan tersebut akan menjadi pemicu dan penyemangat para pengurus dan seluruh warga Ringinarum untuk terus meningkatkan gerakan Kaleng Sedekah di masyarakat.

“Alhamdulillah, masyarakat saat ini sudah sangat terbuka dan menerima program kaleng sedekah, karena manfaatnya mulai bisa dirasakan secara langsung. Saat ini, beberapa desa memang masih dalam proses pembentukan. Semoga tidak lama lagi, seluruh desa di Kecamatan Ringinarum bisa terbentuk kepengurusan Lazisnu,” tegasnya.

Khusnul Huda, mengungkapkan, Lazisnu Kendal Award 2019 merupakan yang pertama dilakukan oleh Lazisnu Kendal, bahkan bisa jadi di Jawa Tengah. Penghargaan ini diberikan untuk menyemangati UPZIS-UPZIS yang sudah ada dan bisa berjalan sesuai dengan aturan main yang sudah ditentukan. Misalnya terkait dengan masalah administrasi, pentasyarufan dan sebagainya.

“Pengelolaan dana UPZIS NU CARE LAZISNU tahun 2018 mencapai Rp. 1.352.619.000 atau naik sekitar 1300 persen dari tahun 2017 yang hanya sekitar 100 juta rupiah. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp. 800 juta diantaranya berasal dari program Kaleng Sedekah, yang berjalan efektif sejak Juli atau Agustus 2018, artinya hanya setengah tahun. Ini menandakan, program ini merupakan program unggulan yang langsung diterima masyarakat,”  tegasnya.

Huda menyebut, program kaleng sedekah diterima masyarakat karena programnya bisa langsung dirasakan, seperti program ambulans gratis, pengobatan gratis, santunan anak yatim, bantuan modal UMKM, beasiswa tahfidz millennial, santunan kepada warga yang sakit dan meninggal dan sebagainya.

Ketua PCNU Kendal KH. M. Danial Royyan meminta setiap warga NU memiliki kaleng dan rutin mengisinya. Sebab, kaleng sedekah manfaatnya sangat besar, baik bagi NU secara kelembagaan, maupun bagi warga yang rumahnya ada kaleng dan rutin diisi dengan sedekah.

By | 2019-05-15T08:31:29+07:00 Mei 15th, 2019|Tak Berkategori|